"Soalnya pelaku di luar wilayah hukum kami. Kami sudah berkoordinasi, dan sedang memburu pelaku," kata Kapolsek Tanah Abang, Komisaris Joni Iskandar, saat dihubungi detikcom, Selasa (29/4/2008).
Sejauh ini, pihaknya telah memastikan bahwa sikap anarkis pengantar jenazah dikarenakan emosi karena terjebak macet. Meski demikian, polisi tetap akan memburu pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian yang terjadi siang tadi bermula saat iring-iringan rombongan jenazah melintasi Jl KS Tubun, Slipi. Saat itu, sebagian pengantar rombongan yang kesal meluapkan amarahnya dengan memecahkan kaca mikrolet dan menganiaya 3 warga yang tengah duduk-duduk di sekitar lokasi kejadian.
Massa bubar setelah polisi yang kebetulan melintas dan akan menjadi korban amuk massa mencabut pistol serta menembakkan ke udara.
(Ari/aba)











































