Rombongan jenazah di Jl KS Tubun, Slipi, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2008) sekitar pukul 13.00 WIB. Kondisi jalan macet total, akibatnya rombongan jenazah yang biasa bergerak cepat pun mati kutu.
Beberapa orang dari rombongan yang naik motor, habis kesabarannya. Langsung saja mereka mendatangi angkot D 09 (Tanah Abang-Slipi) yang kebetulan berada paling belakang kemacetan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum puas, rombongan menganiaya warga yang ada di sekitar jalan tersebut yaitu Nana Subana (32), M. Firmansyah (37) dan Tasmin (21). "Ketiganya biasa nongkrong disini," tambahnya.
Meski telah merusak satu angkot dan menghajar tiga orang, mereka masih beringas. Bahkan, salah seorang polisi perwira menegah, Iptu AL, ikut dikeroyok. "Saya akan dinas ke Istana," ujarnya kepada wartawan.
Meski telah membela diri dengan tangan kosong, Iptu AL pun terdesak karena dikeroyok beramai-ramai. "Akhirnya saya mengeluarkan tembakan ke udara untuk membubarkan massa," tambahnya.
Tembakan ini pun berhasil membubarkan rombongan jenazah. Para korban segera melaporkan tindak pidana ini ke Polsek Tanah Abang. Sedangkan polisi masih memburu para tersangka. (asp/fay)











































