Pemerintah Thailand secara terbuka memang menyatakan dukungannya pada Myanmar. Thailand menentang pendekatan yang dilakukan AS dan Uni Eropa dengan cara menekan Myanmar melalui sanksi-sanksi agar melakukan reformasi demokrasi.
Thailand lebih memilih kebijakan "keterlibatan konstruktif" dengan negara tetangganya itu. Untuk memperlihatkan niat baiknya itu, PM Thailand Samak Sundaravej telah mengundang PM Thein Sein untuk makan malam di rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PM Samak bilang dia sendiri yang akan memasak untuk PM Myanmar, namun dia menolak memberitahu menunya," kata Sukchotrat.
Samak, mantan pemandu acara memasak di stasiun TV Thailand. Politikus itu merupakan koki handal masakan Thai. Dalam kunjungannya ke negara-negara Asia Tenggara pada Februari lalu, Samak menyempatkan diri mampir ke pasar-pasar lokal untuk mencicipi masakan setiap negara.
Dalam pertemuan dengan Samak, PM Myanmar akan membahas referendum Myanmar, perdagangan narkoba lintas perbatasan dan imigrasi ilegal.
(ita/nrl)











































