Semua itu diakui oleh Josef kepada kepolisian Austria seperti dilansir harian News.com.au, Selasa (29/4/2008).
"Dia telah mengaku kalau dia mengurung anak perempuannya selama 24 tahun dan dia merupakan ayah dari 7 anaknya dan dia mengurung mereka di gudang bawah tanah," kata Franz Polzer, kepala unit investigasi kriminal di Provinsi Lower Austria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama 24 tahun, Elizabeth dikurung di ruangan tanpa jendela yang tingginya kurang dari 2 meter. Selama kurun waktu itu, wanita yang kini berusia 42 tahun itu, harus melayani nafsu seks ayahnya, Josef.
Hubungan incest itu menghasilkan 7 anak, namun seorang anak meninggal tak lama setelah dilahirkan. Dari keenam anak yang hidup, tiga di antaranya ikut dikurung bersama Elizabeth. Ketiganya adalah seorang anak perempuan yang kini berumur 19 tahun dan dua anak laki-laki yang berumur 18 tahun dan 5 tahun.
Sedangkan tiga anak lainnya diasuh oleh Josef dan istrinya, Rosemarie, setelah Josef mengklaim bahwa ketiga anak itu ditaruh begitu saja di pintu apartemen mereka. Josef bahkan memaksa Elizabeth menulis surat yang mengatakan dirinya tak sanggup merawat anak-anak tersebut.
Ibu Elizabeth, Rosemarie mengaku tidak tahu sama sekali penderitaan anak perempuannya itu. Menurutnya, Elizabeth kabur dari rumah pada tahun 1984 dan meninggalkan surat yang isinya meminta orangtuanya tidak mencari dirinya. Kepada para tetangga, Josef mengklaim bahwa Elizabeth meninggalkan rumah untuk mengikuti sebuah sekte.
(ita/nrl)











































