Alvin Lie Juga Ganti Kunci karena DPR Banyak Malingnya

Alvin Lie Juga Ganti Kunci karena DPR Banyak Malingnya

- detikNews
Selasa, 29 Apr 2008 07:31 WIB
Jakarta - Ruangan Ketua Komisi IV Ishartanto sampai harus dicopot plafonnya saat digeledah KPK karena kunci ruangannya diganti. Rupanya bukan cuma Ishartanto, anggota DPR lain pun mengganti kunci ruangannya. Alasannya, pernah kebobolan maling.

"Kantor saya pun saya ganti kunci. Saya pernah kebobolan maling, komputer, hard disk diangkat semua," ujar anggota Komisi VII DPR Alvin Lie dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (29/4/2008).

Alvin mengatakan, saat mengganti kunci itu, dirinya tidak memberitahu pihak Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR. Pun tak memberikan duplikasi kunci barunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak. Kalau saya kasih duplikasinya lagi, dimalingi lagi gimana? Gedung DPR banyak malingnya. Mesin fax, bahkan dispenser air diangkat juga.Β  Di atas itu berkeliaran di mana-mana," tukas Alvin.

Tidak cuma dirinya, rekan satu fraksi Alvin di FPAN dan rekannya di fraksi lain juga pernah mengalami hal yang sama. Gawatnya, maling itu mengambil barang dalam ruangan tanpa tanda-tanda kerusakan pada pintu masuk.

"Yang mencuri punya kunci. Sudah dilaporkan ke Sekjen dan polisi. Bukan apa-apa, kalau yang ngambil teroris dan tertangkap, saya yang kena bagaimana. Kalau ditaruh narkoba bagaimana kalau saya nggak lapor," kata ketua kaukus penerbangan DPR ini.

Di satu sisi, imbuhnya, mekanisme pengamanan di dalam gedung DPR dinilai lemah. Pengamanan dalam dianggap tidak bisa berbuat banyak bila terjadi pencurian. Jadi, menurut dia, anggota DPR yang mengganti kunci ruangan itu merupakan mekanisme perlindungan diri dari maling.
(nwk/nrl)


Berita Terkait