"Vaksin anti-nikotin Swedia akan diuji coba pada 400 orang di 3 negara Skandinavia," ujar Institut Karolinska Swedia seperti dilansir dari AFP, Selasa (29/4/2008).
Menurut Kepala Independent Pharmaceutica Lena Wilkingson yang menjalankan percobaan ini, orang-orang yang diberi vaksin adalah para perokok berat yang ingin berhenti. Para perokok ini akan diberi konsultasi lebih dulu, serta diberi obat untuk membantu mereka berhenti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vaksin yang disebut niksin itu dikembangkan setelah 10 tahun dipelajari peneliti Swedia di Institut Karolinska, dibawah pengawasan Professor Torgny Svensson pendiri Independent Pharmaceutica.
Niksin membantu sistem imun membangun antibodi melawan nikotin. Vaksin ini akan bekerja begitu penerima vaksin merokok. Niksin akan menghalangi nikotin agar tidak mencapai sistem otak. 'Tendangan' niksin inilah yang membantu perokok mengurangi kecanduannya.
Masalahnya, kalau sistem imun tidak bereaksi terhadap nikotin. Untuk mengaktifkan sistem imun, nikotin dalam vaksin butuh dihalangi media untuk mendorong sistem imun membuat antibodi sebanyak mungkin. Kerja vaksin sukses kalau antibodi yang terbentuk banyak. (nwk/nal)










































