Hal itu diungkapkan sepupu Al Amin, Rajab Bonar Nasution. Menurut Rajab, Efielian justru digunakan sebagai umpan untuk menarik perhatian media menutupi Silvia.
"Kristina harusnya tidak perlu mencurigai Efielian. Yang perlu dicurigai adalah perempuan yang bernama Silvia. Silvia ini ya kalian tahulah beberapa kali nemenin Amin minum-minum di bar dan di hotel," beber Rajab kepada wartawan, di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (28/4/2008).
Rajab mengatakan, Silvialah yang mengetahui seluruh peristiwa penggerebekan di Hotel Ritz Carlton pada 9 April silam. Silvia, kata Rajab, mengenal dekat Al Amin.
"Tapi Silvia menghilang setelah Amin digerebek, sama seperti Santo (sopir pribadi Kristina) yang sekarang diumpetin di Palembang. Jadi Efielian dan Arya settingannya Sirra Prayuna (pengacara Al Amin)," ujarnya.
Saat ditanya mengapa, dirinya berani membeberkan cerita tersebut, Rajab mengaku hanya ingin membela kebenaran. "Saya nggak mau ngebela setan. Dari awal saya bilang, saya niatnya bela Amin tapi kok setelah mendengar cerita Amin dan Azirwan, kok jadi keliatan borok-boroknya," pungkasnya. (ptr/aba)











































