Menkes Geregetan NAMRU Tetap Beroperasi

Menkes Geregetan NAMRU Tetap Beroperasi

- detikNews
Senin, 28 Apr 2008 14:17 WIB
Semarang - Menkes Siti Fadilah Supari geregetan, karena hingga kini NAMRU tetap beroperasi. Laboratorium kesehatan milik AS itu seharusnya menghentikan operasi sebelum ada kesepakatan ulang antara pemerintah RI-AS.

"Saya sudah minta, jangan ada aktivitas sebelum ada MoU lagi. Tapi sampai sekarang, mereka tetap beroperasi," kata Menkes usai meresmikan Gedung Utama Pelayanan Terpadu RS Roemani Semarang, Jalan Singosari, Senin (28/4/2008).

Menkes mengatakan, saat ini, NAMRU berstatus menunggu kesepakatan baru antara pemerintah RI-AS. Namun mereka masih menerima specimen dari sejumlah puskesmas dan RS di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesuai kesepakatan pada tahun 1970, NAMRU seharusnya berhenti beroperasi pada tahun 2000. Pertengahan tahun 2007, mereka memproses lagi MoU dan hingga sekarang surat izin itu belum keluar

"Ada 6 klausul yang belum bisa disepakati, di antaranya soal larangan NAMRU membuat senjata biologis, perlunya transparansi, tidak ada kekebalan, programnya menyesuaikan Depkes, dan larangan komersialisasi. Ini harus disepakati dulu sebelum menentukan boleh tidaknya NAMRU di Indonesia," papar Menkes.

Menkes yang mengenakan kerudung warna hitam ini menegaskan, sejauh ini tak ada yang berani 'mengusir' NAMRU dari Indonesia. "Ini (NAMRU) sudah lama, tapi tidak ada yang berani. Termasuk para jendral," tegasnya.

Mengenai panggilan DPR, Menkes mengaku belum mengetahui adanya undangan tersebut. Dia juga menolak menjawab saat ditanya kesiapannya memaparkan fakta-fakta seputar NAMRU.

"Undangannya saja belum kok ditanya siap. Terlebih, yang menentukan keberadaan NAMRU kan bukan saya saja. Ada Menhan, Menlu, dan lain-lain," demikian Menkes Siti Fadilah Supari.
(try/djo)


Berita Terkait