Patrialis: Bonus Tilang Rp 10 Ribu, Polisi Jangan Lagi Cengeng

Patrialis: Bonus Tilang Rp 10 Ribu, Polisi Jangan Lagi Cengeng

- detikNews
Senin, 28 Apr 2008 10:30 WIB
Jakarta - Anggota Komisi III DPR Patrialis Akbar meminta polisi tidak lagi cengeng dengan mengeluh gaji yang rendah sehingga menerima suap di jalan. Sebab, bonus Rp 10 ribu bagi polisi penilang dinilai sebagai reward bagi polisi untuk tidak nego di jalan.

"Dengan ini, pungli tidak ada lagi.  Tidak ada alasan pemaaf bagi polisi menerima suap," kata Patrialis saat dihubungi detikcom, Senin (28/4/2008).

Patrialis menilai selama ini citra polisi sudah buruk dengan adanya perilaku aparat yang meminta damai di jalan. "Jelas kalau sudah ada polisi dan pengendara yang berlama-lama di jalanan, pasti itu sedang nego," tutur Patrialis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, jika sudah ada bonus Rp 10 ribu, tidak ada lagi cerita polisi menerima suap. "Tidak lagi cerita suap. Harus dibarengi juga dengan sanksi yang tegas," tuturnya.

Kebijakan ini  penting karena menyangkut citra polisi yang saat ini dinilai buruk masyarakat. Untuk itu, masyarakat juga diminta untuk terbuka memberikan laporan jika memang ada aparat Polri yang tetap menerima suap.

Apakah pemberian bonus bisa menghilangkan mental korup? "Tentunya ini harus ada imbangannya. Punishment dan rewardnya harus jelas. Kalau memang masih terima suap, tindak tegas," ujarnya.




(mar/nrl)


Berita Terkait