Peristiwa mengenaskan ini terjadi di kediaman korban di RT 01/01 Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, sekitar pukul 13.00 WIB, Minggu (27/4/2008). Saat itu sang pacar Rizal (19) mendatangi rumah korban, kebetulan rumah dalam keadaan sepi.
Datang dengan emosi di dada, Rizal langsung melabrak Satriani. Kabar perselingkuhan pacarnya yang didengar dari kawan-kawannya memang membuat Rizal gelap mata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya umpatan saja, pukulan dan tendangan mendarat di tubuh Satriani hingga sang gadis terjatuh. Satriani tetap tak bergeming, dia ngotot menyatakan tetap setia dan tidak berselingkuh.
Tetapi Rizal teru melampiaskan emosinya. "Sumpah saya tidak berselingkuh," ucap Satriani seperti ditirukan Paung.
Hingga akhirnya Satriani berlari ke dalam rumah, mengambil lampu tempel dan menuangkan minyak tanah di lampu itu ke tubuhnya. Korek api pun lantas dia nyalakan dan diarahkan ke tumpahan minyak yang menyebar di tubuhnya.
Api pun menyala, sang pacar melihat kejadian itu langsung ambil langkah seribu melarikan diri. Untungnya, Paung yang baru pulang melaut segera datang, sekitar pukul 13.30 WIB. Dia kemudian mengguyur air ke tubuh anaknya.
Sayang, bagian-bagian tubuh Satriani telah terbakar antara lain dada, wajah, kedua lengan, dan dagu atas. Paung pun kemudian membawa anak gadisnya ke puskesmas di Pulau Pramuka. Karena alat yang tidak memadai akhirnya, Satriani dibawa ke RS Atmajaya, Pluit.
Para tetangga, kemudian mengadukan peristiwa ini ke Polsek Kepulauan Seribu Utara. Hingga akhirnya Rizal dapat ditangkap.
"Sudah kami tangkap dan akan kami periksa sesaui hukum," kata Kapolsek Kepulauan Seribu Utara AKP Joko Sumatoro saat dihubungi pertelepon.
(ndr/fiq)











































