Aparat Keamanan Diminta Antisipasi Spekulan BBM

Aparat Keamanan Diminta Antisipasi Spekulan BBM

- detikNews
Minggu, 27 Apr 2008 19:41 WIB
Medan - Kalangan wakil rakyat mengingatkan aparat keamanan maupun pemerintah untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya spekulan-spekulan yang melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini dapat terjadi karena belakangan mencuat wacana kenaikan harga BBM.

Anggota Komisi VI DPR Nasril Bahar menyatakan, kendati belum ada keputusan resmi mengenai kemungkinan naiknya harga BBM di dalam negeri akibat kenaikan harga minyak mentah dunia yang sudah lebih dari USD 110 per barel, namun potensi masalah sudah mulai terlihat. Masyarakat di berbagai daerah sudah mulai khawatir.

"Selalu ada pertanyaan dari kalangan masyarakat dan kita dapat memaklumi itu. Selain itu setiap kali muncul isu kenaikan harga BBM, biasanya spekulan sudah mulai melakukan penimbunan dalam skala lebih besar, dan ini tentu masalah besar," kata Nasril Bahar kepada wartawan di Medan, Sumut, Minggu (27/4/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut politisi PAN ini, rakyat akan menjadi pihak yang sangat dirugikan dalam masalah ini. Contohnya saja, belum lagi harga BBM resmi dinyatakan naik, masyarakat sudah kesulitan mendapatkan BBM karena ditimbun para spekulan yang ingin meraup keuntungan besar.

"Makanya aparat keamanan maupun pemerintah harus mengantisipasi masalah ini. Jangan nanti setelah BBM hilang baru kelimpungan," tutur Nasril Bahar.

Ditanya tentang peluang terjadinya kenaikan harga BBM,, Nasril menyatakan bahwa sejauh ini baru tahap wacana. Jika usulannya sudah masuk ke DPR baru bisa ditelaah, kajian-kajian pun perlu dilakukan. Sebab anggaran subsidi yang demikian tinggi maupun kemampuan masyarakat yang rendah, harus menjadi pertimbangan.

"Tentu ada solusi-solusi untuk itu. Tetapi apapun itu yang paling utama jangan sampai membebani rakyat kecil," tandas Nasril. (rul/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads