"Pesawat menimpa pohon rambutan," ujar karyawan Museum Purnabakti TMII, Sambodo Budi S di TMII, Jakarta Timur, Sabtu (26/4/2008).
Menurut Sambodo, pesawat yang dipiloti Arif Hidayat itu sesaat sebelum jatuh bunyinya tidak normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah terkena penangkal petir, pesawat menimpa sebuah pohon rambutan. Kemudian pesawat memutar ke arah timur sehingga moncong pesawat ke arah yang sama.
Pesawat yang jatuh pada pukul 11.45 WIB itu, sayap dan moncongnya terlihat ringsek, serta badan pesawat penyok. Hingga pukul 14.00 WIB, badan pesawat ditutup terpal biru. (nik/ita)











































