Hal itu disampaikan Mahathir dalam pidatonya di Imperial College, London, Inggris seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/4/2008).
Dalam pidatonya, Mahathir mengatakan trio tersebut harus diadili oleh pengadilan internasional atas peran mereka dalam konflik di Irak. Demikian menurut juru bicara Ramadhan Foundation, kelompok Islam yang mengorganisir event tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Mahathir) bilang orang-orang harus berhenti saling membunuh dan menggunakan arbitrasi, negosiasi dan diskusi sebagai alternatif kekerasan, perang dan pembunuhan," tutur Shafiq.
Namun dalam event itu, Mahathir tidak mau membicarakan ataupun menjawab pertanyaan dari mahasiswa mengenai situasi politik di Malaysia. Lebih dari 450 orang mendengarkan pidato Mahathir. (ita/ita)











































