"NAMRU melakukan penelitian di laut. Makanya Wiranto berang," kata pengamat intelijen Wawan Purwanto dalam diskusi di Bidakara, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat, (25/4/2008).
Menurut Wawan penelitian di laut itu memang berbahaya karena bisa mendeteksi semua kekayaan alam di laut. Temuan ini bisa dimanfaatkan sepihak untuk pertahanan negara asing, dalam hal ini AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini soal kepentingan. Ada yang mementahkan di dalam karena ada kepentingan lain," jelas Wawan.
Namun Wawan enggan menjelaskan siapa yang mementahkan protes soaL NAMRU-2. Sejak 2000-2005, NAMRU-2 bekerja hanya bermodalkan suarat edaran. Surat
siapakah? "Nggak usah disebut deh," elaknya. (fay/gah)











































