Lengkapi Data, Menkes Minta Buku Pengamat Intelijen

Lengkapi Data, Menkes Minta Buku Pengamat Intelijen

- detikNews
Sabtu, 26 Apr 2008 06:21 WIB
Jakarta - Menkes Siti Fadillah Supari bersanding dengan pengamat intelijen Wawan Purwanto dalam diskusi soal NAMRU-2. Namun Wawan punya data lebih lengkap soal riset-riset NAMRU, Menkes pun meminta contekan.

Wawan memang membawa buku tebal hasil penelitiannya dalam diskusi di Bidakara, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat, (25/4/2008). Menkes juga membawa data, namun kalah tebal.

"NAMRU pernah melakukan riset soal malaria, mengambil sampel darah juga. Namun transfer teknologi dan publikasi tidak ada," kata Wawan membolak-balik catatannya..

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menkes juga membolak-balik catatannya, namun data serupa tidak dia temukan. "Saya heran Pak Wawan lebih tahu NAMRU dari pada saya," celetuk Menkes.

Moderator acara yang juga Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath langsung menimpali. "Wah pengamat intelijen lain dong, Bu," disambut gerr para hadirin.

"Saya kan peneliti, Bu, soal politik hankam sosial budaya. Kalau Ibu kan peneliti kesehatan saja," ujar Wawan merendah.

"Nanti saya minta catatannya ya," pinta Menkes.

"Boleh bu," sahut Wawan sambil melanjutkan penjelasannya. (fay/gah)



Berita Terkait