Pertamina Janji Semburan Lumpur Muaraenim Segera Distop

Pertamina Janji Semburan Lumpur Muaraenim Segera Distop

- detikNews
Jumat, 25 Apr 2008 20:53 WIB
Palembang - Pertamina EP Region Sumatera Field Prabumulih, Sumatra Selatan, memastikan sumur tua Merbau 01, Kabupaten Muaraenim, Sumatra Selatan, bisa dihentikan pada Senin (28/04/2008), pekan depan.

"Lantaran cuaca yang kurang baik, lantaran sering hujan, kita menargetkan mobilisasi alat berat ke lokasi pada hari Minggu, dan Senin injeksi ke sumur dapat dilakukan sehingga tidak ada lagi lumpur yang keluar," kata Kepala Humas Pertamina EP Region Sumatera Field Prabumulih, Ali Syahbana, melalui telepon, Jumat (24/04/2008) malam.

Soal kecemasan warga desa Lubai Persada, Kecamatan Rambang Lubai, Kabupaten Muaraenim, Sumatra Selatan, Ali menganggap hal itu wajar. "Soal cemas itu wajar saja. Tapi, kalau kondisi membahayakan, jelas kami akan melakukan evakuasi. Sampai saat ini kondisi aman. Lumpur dingin yang keluar dari sumur itu bukan bahan berbahaya. Jadi, kami harapkan masyarakat tenang-tenang saja. Selain itu, kalau merugikan masyarakat kami jelas akan memberikan ganti rugi," kata Ali.

Sementara itu, lumpur terus keluar dari sumur Merbau 01. Lumpur yang sebagian besar adalah air itu bercampur dengan air hujan yang terus turun. Tapi, tiga tanggul yang dibuat Pertamina sejauh ini masih mampu menahan luberan lumpur dan air.

Bupati Batal Hadir

Bupati kabupaten Muaraenim Kalamuddin Djinab, yang rencananya akan mengunjungi lokasi pada Jumat (25/04/2008) siang, terpaksa membatalkan dirinya lantaran hujan turun. โ€Rencananya besok sore beliau ke lokasi,โ€ kata Ali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran Kalamuddin ini sangat ditunggu warga desa Lubai Persada, sebab sejumlah warga di sekitar lokasi semburan mulai gelisah, apalagi semburan lumpur sudah berjalan 7 hari. Apalagi desa Lubai Persada, dikepung oleh lima sumur tua.

"Sejak tahun 2001 lokasi dijadikan pengeboran sumur gas, air sumur terus berkurang, dan sumur amblas," kata Nain, kepala dusun I desa Lubai Persada kepada pers.

Dikatakan Nain, sampai saat ini pihak Pertamina melakukan sosialisasi mengenai semburan lumpur tersebut. "Jadi, wajar kalau kami cemas lumpur itu seperti lumpur Lapindo," katanya. (tw/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads