Menkes Tak Tahu Surat Wiranto

Kontroversi NAMRU

Menkes Tak Tahu Surat Wiranto

- detikNews
Jumat, 25 Apr 2008 18:35 WIB
Jakarta - Menkes Siti Fadilah Supati mengaku tidak tahu keberadaan surat yang dikirim Menhamkam/Pangab Jenderal Wiranto sekitar 10 tahun silam. Surat tersebut meminta agar menkes kala itu mengakhiri kerjasama proyek NAMRU.

Hal ini Siti Fadilah sampaikan menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela diskusi bertajuk "Menyoal Keberadaan NAMRU" di Gedung Bidakara, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/4/2008).

"Suratnya untuk siapa? Oopo, menteri opo? Suratnya untuk siapa? Kok panglima sih?" ujar Menkes dalam logat Jawa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain pada Menkes Farid Anfasa Muluk, surat tertanggal 9 November 1998 itu juga ditujukan pada Menlu RI Ali Alatas. Pada dua pembantu Presiden B.J. Habibie tersebut, Wiranto meminta penghentian kontrak proyek laboratorium NAMRU yang ketika itu sudah berlangsung 28 tahun.

Alasan yang dikemukakan dalam surat bernomor K/595/M/XI/1998 itu merujuk pada hasil temuan lapangan Mabes ABRI dan saran KA BPPIT Dephankam bahwa selama itu proyek yang lengkapnya bernama Naval Medical Research Unit itu tidak membawa keuntungan bagi Pemerintah Indonesia.

"Maka demi kepentingan Hamkamneg (pertahanan dan keamanan negara), disarankan Pemerintah RI dalam hal ini Depkes RI untuk mengakhiri kerjasama tersebut". Demikian permintaan Wiranto di akhir suratnya. (lh/lh)


Berita Terkait