Hal itu disampaikan Wakasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKP Santoso di ruang kerjanya, Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Jumat (25/4/2008).
Penculikan itu berawal saat Surini, warga Muara Karang, Blok 17S-6, Pluit, sedang di Mega Mall pada Minggu 20 April sekitar pukul 18.30 WIB. Surini sedang bersama Michael.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surini pun sempoyongan, nyaris tidak sadar diri. Perempuan berambut sebahu ini lalu digotong ke mobil Michael, Mitsubishi Kuda B 7698 HQ. Mobil itu milik ibunda Michael, Merlin. Franky lalu ikut serta.
Setelah itu, Surini diajak berputar-putar dan dipaksa mencairkan uangnya yang ada di ATM BCA cabang Ancol sebanyak Rp 10 juta pada Senin 21 April 2008 dini hari.
Surini kemudian diajak ke rumah kontrakan Franky di RT 10/RW 12, Perumahan Sunter Agung, Blok F1 nomor 12, Tanjung Priok, Jakarta Utara. "Surini itu dibawa ke rumah Franky. Sementara Michael dilepas," ujar AKP Santoso.
Pada Selasa 22 April 2008, Surini diajak putar-putar lagi oleh Franky. Surini dipaksa mencairkan uang Rp 30 juta di ATM BCA, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Franky lalu bernegosiasi dengan keluarga dan meminta tebusan US$ 100 ribu.
"Nah, Michael ini kenal sama pelaku. Makanya, polisi masih memeriksa Michael sebagai saksi. Jangan-jangan masih ada komplotan," kata AKP Santoso. (aan/nrl)











































