ICYS adalah ajang pertemuan ilmuwan muda (usia antara 14 – 18 tahun) yang berprestasi dunia, yang memperlombakan hasil penelitian mereka di bidang ilmu Fisika, Matematika, Ilmu Komputer dan Ekologi/Environmental Sciences. Lomba ini diadakan setiap tahun - kali ini adalah ke -15 - dengan peserta datang dari negara-negara Eropa, Amerika dan Asia (Indonesia, India, Jepang).
Para siswi yang ikut bertarung dalam pertemuan ilmuwan ini harus menguasai bahasa Inggris. Sebab, presentasi hasil penelitian mereka dilakukan dalam bahasa Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Proyek ekologi dengan judul "Saving water by exploiting gray water" oleh Cassandra Jayanthy (XI IPA 2) & Renatta Nataraharja (XII IPA 1)
2. Proyek ekologi dengan judul "The Effect of Mangosteen Peel Extract on the Fertility of Male White Mouse" (Pengaruh Ekstrak Kulit Manggis terhadap Kesuburan Tikus Putih Jantan) oleh Terrenz Kelly Tjong (XI IPA 2) & Lynn Kaat Kurniawan (XII IPA 1).
Pada kompetisi ini Terrenz berhasil merebut medali perak yang merupakan hasil terbaik yang diperoleh kontingen Indonesia. Ini merupakan medali perak kedua yang berhasil diperoleh siswi SMA Santa Laurensia pada ajang internasional bergengsi tersebut setelah tahun lalu Maria Rossyani merebut medali perak dengan penelitiannya tentang penggunaan serat alami pada bahan komposit.
Sebagaimana rilis yang diterima detikcom, Jumat (25/4/2008) dari Santa Laurensia School, lomba ini diadakan dengan membawa misi mendekatkan sains pada generasi muda serta menggali potensi peneliti muda yang kelak dapat berperan dalam inovasi dan pengembangan sains dan teknologi untuk kemajuan dan kesejahteraan dunia. (asy/nrl)











































