"Tidak ada dalam kaitan kasus di sana. Justru keberadaan Hercules membantu supaya ekonomi di sana berkembang," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (25/4/2008).
Â
Menurut Sutanto, Hercules tidak hanya mengontak Alfredo, tapi juga bercakap-cakap dengan pejabat di Timor Leste soal rencana memajukan perekonomian di Timor Timur. "Hercules juga pernah membawa investor," jelasnya.
Â
Mengenai pemeriksaan Hercules oleh Polri, menurut Sutanto, terkait dengan tertangkapnya 2 orang Warga Negara Timor Leste di rumahnya. Pada penangkapan Sabtu 19 April itu tidak ditemukan senjata api.
Â
"2 Orang itu tinggal di tempat dia. Memang dia menampung orang-orang Timor Leste untuk alasan kemanusiaan. Membantu mencari lapangan pekerjaan," jelasnya.
Selain menangkap 2 WN Timor Leste, Polri juga menangkap 2 pelaku lainnya di Atambua, NTT. "Mereka ditangkap di perbatasan, masuk secara ilegal terkait pelanggaran imigrasi," tegasnya.
Â
Kini para pelaku masih diperiksa dan menunggu untuk dideportasi. "Kini dalam proses. Tentu nanti setelah prosedur selesai. Kalau kasusnya ditangani interpol," tambahnya.
(ndr/ana)











































