ADVERTISEMENT

Warga PIK Gerah Tetangganya Diculik

- detikNews
Jumat, 25 Apr 2008 10:41 WIB
Jakarta - Penculikan gadis warga Pantai Indah Kapuk (PIK) membuat gerah warga. Sebagian warga menyesalkan sistem pengamanan yang longgar di pemukiman elite tersebut.
Sejauh ini memang belum ada informasi dimana tepatnya korban diculik. Namun suasana kompleks PIK memang tampak lengang. Sedangkan akses kaluar masuk kompleks relatif mudah."Harusnya lebih ketat. Tapi malah jadi akses jalan umum dari Tangerang ke Pluit. Kan harusnya lebih selektif, soalnya banyak kepentingan disini. Jadinya banyak orang asing seliweran tiap hari," kata Alex (45) salah satu penghuni PIK yang enggan disebut alamatnya saat ditemui detikcom, Jumat (25/4/2008).

Kendati demikian, ia memaklumi kesulitan pengembang untuk menjamin keamanan penghuni secara keseluruhan. Pengamanan kota mandiri seluas 800 m2 tersebut hanya dijaga ketat pada pintu masuk masing-masing blok.

"Mudah banget keluar masuk. Kalau naik mobil bisa bebas keluar masuk blok. Nah kalau penjahatnya naik mobil dan tampang warga keturunan, kan enak aja masuk-masuk, nggak dicurigain," imbuhnya.

Untuk itu dia meminta pengamanan di PIK lebih diperketat. Karena selain penculikan, ancaman kejahatan seperti perampokan kerap mengintai.

"Soalnya pemukiman ini sepi banget. Aktivitas warga sibuk di kantor, sementara rumah ditinggal sendiri sama pembantu dan satpam," ucapnya. (Ari/fay)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT