Pertemuan kedua belah pihak dilakukan beberapa saat setelah Kalla dan rombongan tiba di Bandara Hasanuddin Makassar, Jumat (25/4/2008), sekitar pukul 10.00 Wita. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan dijaga ketat personel TNI AU.
Dalam pertemuan itu, Tomy terlihat sangat santai. Dia mengenakan kemeja lengan pendek berwarna coklat dan celana panjang yang juga berwarna coklat. Penampilan Tomy ini sangat kontras dengan para peneliti China yang mengenakan setelan jas lengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tomy Winata belakangan ini memang serius menggarap bisnis benih padi hibrida. Tomy melalui PT Sumber Alam Sutera (SAS), anak perusahaan kelompok usaha Artha Graha, awal November 2006 menggandeng perusahaan China, Guo Hao Seed Industry Co Ltd.
Kongsi ini akan menanamkan US$ 5 juta untuk membangun Pusat Studi Padi Hibrida (Hybrid Rice Research Center) di Indonesia. Proyek ini bekerja sama dengan Badan Penelitian Padi (Balitpa) Departemen Pertanian. (djo/asy)











































