"Jadi Pak Ketua menerima hanya Rp 775 juta rupiah dalam waktu 3 tahun itu. Nah kemudian dibagi 3. Kemudian dibagi lagi 12. Berapa per bulannya," ujar salah satu kuasa hukum I Gusti Bagus Made Harnaya usai mendampingi kliennya di Gedung Bundar, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2008).
Serinata diperiksa sekitar 12 jam sejak pukul 09.45 WIB hingga 21.30 WIB. Menurut Harnaya, Serinata dicecar 63 pertanyaan oleh penyidik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat aturannya siapa yang bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan. Eksekutif kan? DPRD Hanya menerima," ujar dia.
Mengenai penetapan tersangka untuk kliennya, Harnaya menyerahkan sepenuhnya kepada Kejaksaan Agung selaku penyidik. "Mau menolak juga nggak bisa. Itu kan kewenangan beliau yang menetapkan sebagai tersangka," kata dia.
Harnaya juga membantah ada penyalahgunaan dana untuk kepentingan dirinya sebagai cagub, baik periode mendatang atau sebelumnya.
Apa ada unsur politis dalam pemeriksaan Serinata mengingat akan ikut Pilkada? "Saya bertugas untuk urusan litigasi. Politik bukan urusan saya," jawab Harnaya
Harnaya menjelaskan, kliennya akan diperiksa lagi. Namun belum tahu kapan jadwal pemeriksaannya.
Sementara Serinata yang keluar dari Gedung Bundar beberapa saat kemudian tampak kelelahan. Serinata enggan berkomentar mengenai pemeriksaan terhadap dirinya."Tadi kan pengacara saya sudah memberikan keterangan," kilah dia.
Serinata yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini meninggalkan Kejagung dengan menumpangi Kijang Innova bernopol B 1272 BS. (mly/mly)











































