2 Warga Bojonegoro Ditembak, Perhutani Sebut Sesuai Protap

2 Warga Bojonegoro Ditembak, Perhutani Sebut Sesuai Protap

- detikNews
Kamis, 24 Apr 2008 17:28 WIB
Jakarta - Polisi hutan (Polhut) menembak mati 2 warga Bojonegoro. Mereka dituding hendak mencuri kayu. Perhutani selaku pengelola hutan pun berkelit sudah melakukan sesuai prosedur.

"Petugas terpaksa melakukan tindakan represif dan sudah melakukan prosedur tetap berupa tembakan peringatan 5 kali," kata Dirut Perhutani Upi Rosalina di kantornya, Gedung Manggala Wanabhakti, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (24/4/2008).

Penembakan terjadi pada 23 April 2008 sekitar pukul 09.30 WIB di Hutan KPH Bojonegoro. Akibatnya 2 warga yakni Sucipto dan Bambang Sutejo meninggal dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu 7 petugas menemukan, sekumpulan warga berjumlah 30 tengah menebang kayu jati. "Saat ditegur mereka marah dan menyerang dengan senjata tajam. Sehingga petugas terpaksa membela diri," jelas Upi.

Kini pihak Perhutani menyerahkan sepenuhnya peristiwa ini kepada kepolisian. Dan senjata PMA 1 buatan Pindad yang dimiliki Polhut ditarik sementara.

Petugas bernama Supriyanto, yang melakukan penembakan kini telah diamankan. "Kalau keluarga ingin menuntut itu hak mereka, tapi kami akan memberikan santunan," jelasnya.

Kayu-kayu yang dicuri menurut pihak Perhutani berukuran 30 Cm dan terdapat 30 gelondong. Tercatat 1 gelondong seharga Rp 2-3 juta.

"Ini terkait pula dengan masalah kesejahteraan. Untuk itu kami akan menggandeng Exxon dan Pertamina untuk melakukannya, sebab dana CSR mereka Rp 7 triliun tidak terpakai," tandasnya. (ndr/mly)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads