Bunga juga mengadukan perbuatan bejat DS kepada orangtuanya melalui telepon. Namun DS rupanya tidak mengakui perbuatannya itu.
"Pertama kali kami datang ke rumah pelaku, dia mengelak terus. Sampai ngomong, saya tidak melakukan dan tidak takut dipenjara. Akhirnya bulan ketiga dan keempat, dia mau ngaku telah memerkosa," kata ayah Bunga, Ian, menirukan ucapan DS di Polres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ian, orangtua DS lalu meminta kasus perkosaan ini diselesaikan secara kekeluargaan.
"Pertimbangannya karena pelaku masih muda. Jadi kalau sampai masuk penjara, kasihan," ujar Ian.
Permintaan itu ditolak mentah-mentah orangtua Bunga. "Saya dengan tegas menolak. Anak saya kasihan sudah jadi korban pemerkosaan," kata dia.
"Tetapi setiap kali kita mau lapor ke polisi, keluarga pelaku selalu memohon jangan...jangan. Tetapi akhirnya kita harus tega. Kasihan anak saya habis kejadian itu dia murung terus," lanjutnya.
Orangtua Bunga akhirnya mengadukan kasus pemerkosaan pada 25 Maret 2007 ke Polres Jakarta Selatan, atau setahun dari peristiwa.
Hari ini Bunga, perempuan cantik berkulit kuning langsat, menanyakan kelanjutan kasus yang telah dilaporkan 13 bulan lalu itu ke Polres Jaksel. (aan/nrl)











































