Kekalahan Obama di Pennsylvania Akibat Pekerja Kulit Putih

Kekalahan Obama di Pennsylvania Akibat Pekerja Kulit Putih

- detikNews
Kamis, 24 Apr 2008 14:15 WIB
Pennsylvania - Kekalahan Barack Obama di negara bagian Pennsylvania sebagian diakibatkan karena dirinya tak berhasil merebut dukungan para pekerja berkulit putih dan mereka yang berpendapatan rendah.

Sejumlah analis mengungkapkan, kekalahan Obama tersebut menimbulkan keraguan baru mengenai prospek Senator Illinois itu jika dirinya maju ke pemilihan presiden pada November mendatang.

"Obama belum bisa menembus para pemilih kelas pekerja -- pria dan wanita kulit putih yang tidak kuliah -- dan itu bisa jadi masalah besar bagi Partai Demokrat pada November nanti," kata Clay Richards, wakil direktur polling Quinnipiac College.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut exit poll di Pennsylvania, Hillary Clinton mendapat dukungan dua dari tiga pemilih kulit putih dari keluarga yang pendapatannya kurang dari US$ 50 ribu per tahun. Hillary juga mendapat dukungan dengan angka yang sama dari mereka yang tidak punya gelar sarjana.

Masalah lain yang menghadang Obama adalah soal ras. Menurut exit poll, hampir 20 persen pemilih di Pennsylvania mengakui bahwa ras penting bagi mereka. Karena itu mereka mendukung Hillary.

"Jangan pura-pura, sebagian memang karena ras," demikian menurut pengumpul polling John Zogby seperti dilansir News.com.au, Kamis (24/4/2008).

Namun kubu Obama punya pandangan lain. Menurut David Axelrod, ahli strategi kampanye Obama, para pemilih kelas pekerja memang banyak yang telah meninggalkan Demokrat dalam beberapa pemilihan presiden terakhir.

Menurutnya, kemampuan Obama meraih dukungan para pemilih kulit hitam, independen dan kaum muda merupakan faktor yang jauh lebih penting. (ita/nrl)


Berita Terkait