"Ini masih penyidikan lebih lanjut. Mohon waktu, karena kita akan mengungkap jaringan teroris lainnya. Tunggulah jangan kita buka soal itu sekarang," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (24/4/2008).
Yasir selain diduga terlibat dalam jaringan Noordin M Top, juga ditengarai bahwa dia terlibat berbagai aksi di Poso.
Sebab saat penggerebekan polisi pada Januari 2007 lalu, tercatat sejumlah DPO melarikan diri.
Mereka yakni Fais dan Yahya, yang menghilang bersama dr Agus (tertangkap di Malaysia) dan dua orang ahli bom lainnya Nganto Bojel, dan Ardin Lawanga alias Upik Lawanga.
"Kasus ini masih kita dalam penyelidikan dan kita kembangkan," tandasnya.
(ndr/ana)











































