Hal ini diungkapkan Dubes AS Cameron Hume dalam jumpa pers bersama Direktur NAMRU-2 Kapten Trevor Jones di Kedubes AS, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (24/4/2008). Sempat ada perdebatan di antara mereka sendiri saat menjelaskan ini.
"Trevor (Jones) tidak punya paspor diplomatik," kata Hume.
"Saya punya," celetuk Jones yang duduk di sebelah kanan Hume. Keduanya lalu saling berpandangan.
Jumpa pers sempat terhenti karena mereka berdiskusi sesaat. Para wartawan yang hadir pun sibuk berbisik-bisik melihat ketidakcocokan mereka.
Hume lalu memperbaiki kalimatnya. "Mereka tidak memiliki status diplomatik yang sama dengan seperti yang saya punya di sini (Kedubes)," jelas Hume.
Wakil Dubes AS John Heffern menambahkan peneliti NAMRU-2 memiliki status khusus sebagai staf administrasi dan teknis (A and T Status). Status ini berbeda dari sisi kekebalan diplomatik dan 19 peneliti NAMRU-2 memiliki status ini.
"Kita harap MoU baru bisa membolehkan para peneliti NAMRU tetap memiliki status ini," kata Heffern.
Saat ditanya kekebalan seperti apa yang dimiliki peneliti NAMRU-2, Hume enggan menjelaskannya. "Saya khawatir tidak ada cukup waktu untuk menjelaskan," elaknya.
Melihat para wartawan belum puas, Wakil Dubes AS John Heffern menimpali. "Ada perbedaan status diplomatik antara mereka (peneliti) dengan kami," jelasnya singkat. (fay/nrl)











































