"Memang paling buruk versi KPK. Jika diteliti LP se Jabotabek karena kelebihan kapasitas," kata Sekretaris Ditjen Pemasyarakatan Depkum dan HAM Didin Sudirman saat sarasehan Hari Bakti Pemasyarakatan, di Kantor Ditjen Pemasyarakatan Depkum dan HAM, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (24/4/2008).
Didin menyebutkan, buruknya pelayanan Lapas juga tidak hanya terjadi di Jabodetabek saja. "Kelebihan kapasitas juga terjadi di Medan, Bandung, Surabaya dan Palembang. Itu membuat pelayanan kurang baik," tutur Didin.
Namun, Didin memastikan, tidak semua Lapas buruk pelayanannya. "LP yang lain tidak terlalu jelek," tambah dia.
Didin mengatakan, pihaknya tidak menjadikan kelebihan kapasitas pada Lapas sebagai pembenaran buruknya pelayanan Lapas.
Apa langkah yang diambil? "Bukan akan, tapi sudah ada," tandasnya.
Sebab pihaknya juga telah membangun sejumlah Lapas untuk memback up Lapas yang mengalami kelebihan kapasitas. Misalnya di Salemba, yang sebelumnya satu menjadi dua sehingga terdapat satu Lapas dan satu Rutan. "Di Cipinang saat ini dari dua Lapas menjadi tiga," tambah Didin.
(mar/asy)











































