"Kami saat ini baru melakukan bloking tanking, sampai menunggu alat berat sampai ke lokasi," kata Kepala Humas Pertamina EP Region Sumatera Field Prabumulih, Ali Syahbana, kepada detikcom, melalui telepon, Kamis (24/04/2008) pagi.
Menurut Ali, bloking tangking pada lubang sumur sedalam 400 meter itu, untuk memisahkan gas dan lumpur. "Lumpur itu keluar bersama gas," kata Ali mengenai sumur gas alam itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Para petugas dari Pertamina sebanyak 50 orang, saat ini berjaga selama 24 jam di lokasi, secara bergiliran. Mereka terdiri dari divisi Health, Safety, Environment (HSE), keamanan, divisi operasi dan produksi, dan penerangan. (tw/djo)











































