Ribuan Mahasiswa UMI Makassar Peringati Tragedi Amarah

Ribuan Mahasiswa UMI Makassar Peringati Tragedi Amarah

- detikNews
Kamis, 24 Apr 2008 11:26 WIB
Makassar - Ribuan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar turun ke jalan. Mereka memperingati tewasnya 3 rekan mereka pada 24 April, 12 tahun yang lalu, atau yang dikenal dengan peristiwa April Makassar Berdarah (Amarah).

Peringatan Amarah, Kamis (24/4/2008), dilakukan para mahasiswa dengan melakukan aksi longmarch. Mereka berjalan kaki dari kampus di Jl Urip Sumoharjo, Makassar, menuju kompleks pemakaman Islam Panaikang.

Di pemakaman ini, para mahasiswa berziarah ke makam rekan mereka yang tewas dalam tragedi itu, Tashrif. Di pemakaman ini, para mahasiswa memanjatkan doa untuk arwah Tasrif.

Para mahasiswa kemudian melanjutkan perjalanan ke kompleks pemakaman Islam Dadi, Jl Lanto Daeng Pasewang, untuk berziarah ke makam Sultan Iskanda, korban tewas lainnya.

Setelah acara ziarah selesai, para mahasiswa kemudian berkeliling ke sejumlah tempat, seperti kantor Gubernur Makassar. Aksi para mahasiswa ini menimbulkan kemacetan arus lalu lintas di sepanjang jalan yang dilalui.

Dalam aksinya, para mahasiswa mengenakan jaket almamater berwarna hijau serta mengusung poster dan spanduk. Poster dan spanduk itu bertuliskan desakan agar militer Indonesia bertanggungjawab terhadap tragedi berdarah itu.

Amarah adalah peristiwa penyerbuan aparat militer bersenjata lengkap dengan kendaraan lapis baja ke dalam kampus UMI Makassar pada 24 April 1996. Hal itu dilakukan untuk melumpuhkan aksi demonstrasi mahasiswa yang memprotes kenaikan harga BBM, tarif angkot, dan ekonomi yang carut-marut.

Peristiwa itu mengakibatkan tiga mahasiswa, yakni Syaiful Bya, Sultan Iskandar, dan Tashrif, tewas mengenaskan akibat luka tembak. Sejumlah mahasiwa lainnya juga luka berat dan ringan akibat penganiayaan. Jenazah Syaiful dimakamkan di kampung halamannya, Gorontalo. (djo/asy)


Berita Terkait