Makanan Mahal, Dunia Kelaparan!

Makanan Mahal, Dunia Kelaparan!

- detikNews
Kamis, 24 Apr 2008 10:30 WIB
London - Dunia benar-benar kelaparan. Melonjaknya harga-harga pangan bisa mengancam sekitar 100 juta jiwa penduduk bumi. Demikian peringatan yang disampaikan PBB.

Mahalnya harga pangan telah membuat lembaga PBB, Program Pangan Dunia mengurangi bahkan menghentikan program pembagian makanan untuk anak-anak sekolah di negara-negara miskin. Semua ini akibat memburuknya krisis harga pangan sedunia.

PBB mengingatkan bahwa dunia tengah dilanda "tsunami diam" akibat krisis harga pangan. Demikian seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Kamis (24/4/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut PBB, sebenarnya bahan pangan di dunia mencukupi namun masalahnya adalah bagaimana membantu kaum miskin supaya mampu membeli makanan.

Dalam pertemuan dengan para pakar Inggris di London untuk membahas krisis pangan, kepala Program Pangan Dunia, Josette Sheeran mengatakan, "tsunami diam" mengancam lebih dari 100 juta jiwa di berbagai benua mengalami kelaparan.

"Ini wajah baru kelaparan. Jutaan orang yang enam bulan lalu tidak masuk dalam kategori kelaparan kini masuk," kata Sheeran.

Melonjaknya harga-harga menyebabkan Program Pangan Dunia kekurangan dana untuk membeli bahan pangan. Akibatnya, program penyediaan makanan untuk 450 ribu anak miskin di Kamboja telah dihentikan sementara. Program serupa di Kenya yang ditujukan untuk 1,2 juta anak juga dikurangi hampir 50 persen.

"Era makanan murah telah berakhir," cetus Rajat Nag, dirjen pelaksana Bank Pembangunan Asia (ADB). Dia mengimbau pemerintah se-Asia untuk untuk membantu rakyat miskin yang tidak mampu membeli makanan.
(ita/nrl)



Berita Terkait