Kedua mahasiswa yang terluka itu, berasal dari Fakultas Teknik Elektro yakni Sari Hotma Butar-Butar dan Karyono Apriando. Mereka harus mendapat perawatan di klinik Melati.
Salah seorang mahasiswa Elektro, Ferry, menyatakan, bentrokan terjadi pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB, mereka tiba-tiba diserang mahasiswa FakultasTeknik Sipil.
"Kami tadi lagi duduk-duduk, tapi tiba-tiba mereka datang sambil membawa kayu dan langsung memukuli kami," ujar Ferry.
Karuan saja mereka lari menyelamatkan diri keluar kampus. Kemudian berkumpul di Jl. Timor dan menyiagakan diri dengan kayu dan bahkan bom molotov. Untunya tidak sampai terjadi bentrokan lanjutan, karena sekitar 50 polisi dari Poltabes Medan kemudian membubarkan kerumunan itu.
Bentrokan ini dipicu pertandingan sepakbola antara mahasiswa Fakultas Teknik Elektro dan Teknik Sipil, Senin (21/4/2008). Tidak jelas siapa yang kalah, namun kedua tim saling ejek dan diakhiri baku hantam.
Sebenarnya pada hari Senin itu kedua tim sudah didamaikan. Namun agaknya tidak seru jika tidak ada perkelahian di kampus ini. (rul/ary)











































