Hal itu diungkapkan Suyanto, Ketua Ketua RT 02/RW 02 Dusun Wingko Desa Sanggrahan Kecamatan Ngombol, Purworejo kepada wartawan, Rabu (23/4/2008).
"Saya tidak tahu persis berapa kali datang ke rumah Pak Sulaiman. Setahu saya, orangnya jarang bergaul dan tertutup. Kalau datang ke rumah Pak Sulaiman selalu malam hari," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila datang berkunjung tidak pernah keluar rumah dan bergaul dengan tetangga," kata Suyanto.
Pada Maret lalu, lanjut Suyanto, Faiz diketahui mengantar istrinya pulang ke Purworejo untuk melahirkan anak pertamanya. Namun setelah datang sehari berikutnya sudah pergi lagi.
"Waktu saya tanyakan ke Pak Sulaiman dijawabnya sudah pergi lagi karena akan bekerja dan hanya satu malam berada di rumah," kata Suyanto yang juga menjadi saksi saat penangkapan Faiz oleh Densus 88 pada hari Selasa dinihari.
Suyanto juga sempat mencurigai Faiz, karena setiap kali bertemu dengan seorang tentara atau polisi selalu menghindar atau bersembunyi. Bahkan dengan dirinya selalu menghindar.
"Dia tahu saya anggota TNI, makanya dia selalu menghindar jika saya sapa atau saya dekati saat di luar rumah," kata Suyanto.
(bgs/djo)











































