Sutiyoso Gandeng Partai Sukmawati di Pilpres 2009

Sutiyoso Gandeng Partai Sukmawati di Pilpres 2009

- detikNews
Rabu, 23 Apr 2008 17:09 WIB
Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso siap maju sebagai capres dalam Pemilu 2009. Sutiyoso pun memilih PNI-Marhaenisme yang dipimpin Sukmawati Soekarnoputri sebagai kendaraan utamanya.

"Dari 16 partai yang saya kenal, saya tidak salah pilih menjadikan PNI-Marhaenisme sebagai kendaraan utama untuk menjadi Capres," kata Sutiyoso dalam rilis DPP PNI-Marhaenisme yang diterima detikcom.

Pernyataan ini disampaikan pria yang akrab disapa Bang Yos di depan peserta Rapimpnas dan Sidang BPK PNI-Marhaenisme di Wisma DPR-RI, Cisarua, Kab. Bogor, Jawa Barat  Rabu (23/4/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bang Yos menjelaskan, PNI-Marhaenisme dinilai peduli dengan masyarakat kelas bawah. Selain itu PNI-Marhaenisme mempunyai peluang sebagai  partai besar.

"PNI Marhaenisme tidak salah memilih saya. Dan saya pun tak salah memilih PNI-Marhaenisme. Saya sudah kenal PNI sejak kecil ketika di Jawa Tengah. Di antara lingkungan warga  NU, ayah saya dikenal sebagai orang PNI," ujar Bang Yos.

Dalam pidatonya, Sutiyoso menyatakan siap menjadi presiden yang mampu mendengar suara rakyat Indonesia. Untuk itu ia menyatakan siap berjuang bersama PNI Marhaenisme.

"Mulai sekarang saya bisa diperkenalkan kepada masyarakat luas sebagai tokoh PNI-Marhaenisme. Untuk  itu, saya  komit  berjuang bersama PNI-Marhaenisme," papar Bang Yos.

Sementara Ketua Umum PNI-Marhaenisme Sukmawati Soekarnoputri yang sebelumnya disebut-sebut sebagai capres, mengimbau agar Bang Yos komit dengan perjuangan PNI-Marhaenisme

"Jangan tanggung-tanggung berjuang bersama PNI-Marhaenisme," ujar Sukmawati Sukarno.

Ketua Panitia Aksi Pemenangan Pemilu (PAPPU) PNI-Marhaenisme 2009 Yan Ali Asli mengatakan dukungan untuk Bang Yos belum final. "Masalah dukung mendukung belum final. Kami simpatik atas  pernyataan  Bung Yos bergabung dalam barisan PNI-Marhaenisme," pungkas Yan Ali Asli. (mly/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini