"Dari 16 partai yang saya kenal, saya tidak salah pilih menjadikan PNI-Marhaenisme sebagai kendaraan utama untuk menjadi Capres," kata Sutiyoso dalam rilis DPP PNI-Marhaenisme yang diterima detikcom.
Pernyataan ini disampaikan pria yang akrab disapa Bang Yos di depan peserta Rapimpnas dan Sidang BPK PNI-Marhaenisme di Wisma DPR-RI, Cisarua, Kab. Bogor, Jawa Barat Rabu (23/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PNI Marhaenisme tidak salah memilih saya. Dan saya pun tak salah memilih PNI-Marhaenisme. Saya sudah kenal PNI sejak kecil ketika di Jawa Tengah. Di antara lingkungan warga NU, ayah saya dikenal sebagai orang PNI," ujar Bang Yos.
Dalam pidatonya, Sutiyoso menyatakan siap menjadi presiden yang mampu mendengar suara rakyat Indonesia. Untuk itu ia menyatakan siap berjuang bersama PNI Marhaenisme.
"Mulai sekarang saya bisa diperkenalkan kepada masyarakat luas sebagai tokoh PNI-Marhaenisme. Untuk itu, saya komit berjuang bersama PNI-Marhaenisme," papar Bang Yos.
Sementara Ketua Umum PNI-Marhaenisme Sukmawati Soekarnoputri yang sebelumnya disebut-sebut sebagai capres, mengimbau agar Bang Yos komit dengan perjuangan PNI-Marhaenisme
"Jangan tanggung-tanggung berjuang bersama PNI-Marhaenisme," ujar Sukmawati Sukarno.
Ketua Panitia Aksi Pemenangan Pemilu (PAPPU) PNI-Marhaenisme 2009 Yan Ali Asli mengatakan dukungan untuk Bang Yos belum final. "Masalah dukung mendukung belum final. Kami simpatik atas pernyataan Bung Yos bergabung dalam barisan PNI-Marhaenisme," pungkas Yan Ali Asli. (mly/asy)










































