Penyerangan ini terjadi pada pukul 16.00 Wita, Rabu (23/4/2008) di Kampus STIMIK Dipanegara, Jl. Perintis Kemerdekaan KM 9, Makassar. Keributan ini melibatkan aktivis Ikatan Pemuda Mahasiswa Indonesia Luwuk (IPMIL) dengan aktivis Mahadipa.
Hingga pukul 17.00 Wita, situasi di kampus tersebut sudah terkendali. Sejumlah personel polisi dikerahkan menuju kampus tersebut. Beberapa barang bukti diamankan polisi, antara lain parang dan papporo, senjata tradisional di Sulsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melakukan penyerangan, menurut saksi mata, pelaku menggunakan senjata parang dan papporo. Bahkan, letusan dari senjata papporo terdengar satu kali saat penyerangan itu terjadi. (asy/nrl)











































