"Di sini kita ingin mengetahui laboratorium AS itu melakukan pekerjaan apa.Β Mereka bekerja apa dan tujuan mereka itu apa, karena kantor intelijen ini berkedok laboratorium medis," kata Ketua Annashar Institute, Munarman, dalam jumpa pers di kantor Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C), Jl Kramat Lontar, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2008).
Turut hadir dalam jumpa pers itu Joserizal Jurnalis, pimpinan Mer-C.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau memang ini bidang kesehatan harusnya di bawah Menteri Kesehatan AS bukan di bawah Departemen Pertahanan," ujar eks Direktur YLBHI ini.
Menurut Munarman, kerjasama NAMRU-2 dengan Indonesia merupakan kerjasama yang tertutup. Bahkan Menkes Indonesia, kata dia, tidak mendapat laporan dari NAMRU-2.
"Dari investigasi kami, Depkes hanya mendapat laporan yang sumir. Secara mendalam tidak diberitahukan," tambahnya.
Lab NAMRU-2 telah beroperasi di Indonesia sejak 1970. Lab ini satu kompleks dengan gedung Litbang Depkes di Jl Percetakan Negara, Rawasari, Jakarta Pusat. Menkes Siti Fadilah Supari telah melarang semua RS di Tanah Air mengirimkan sampel penyakit menular ke lab ini karena perjanjian Indonesia dengan AS terkait NAMRU belum diperbarui. (ptr/nrl)











































