Sebab semua rilis yang telah dibagikan itu langsung ditarik oleh tuan rumah penyelenggara jumpa pers yang berlangsung di markas Mer-C, Jl Kramat Lontar, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2008).
Siaran pers itu berwarna putih dan garis biru di bagian atasnya. Wartawan yang mendapat bagian rilis tersebut belum sempat membacanya karena buru-buru tuan rumah menarik lembaran rilis-rilis tersebut. Namun diduga rilis itu berisi fakta-fata kebenaran tentang NAMRU-2, laboratorium riset virus milik Angkatan Laut AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rombongan tamu tak diundang itu terdiri dari seorang pria berkulit putih, seorang pria berkulit hitam dan dua orang wanita pribumi.
Munarwan lalu menemui mereka dan lagi-lagi mengusir mereka sambil menunjuk-nunjuk si bule. "Pergi kalian! Pergi kalian! Kalian pengkhianat bangsa!" teriaknya. Rombongan kecil itu pun akhirnya meninggalkan lokasi.
Setelah itu Munarman masuk ke dalam lagi dan melanjutkan jumpa pers tentang NAMRU-2.
(ptr/nrl)











































