Peningkatan status gunung Anak Krakatau ini ditetapkan pada pukul 12.00 WIB Senin (21/4/2008) kemarin. Demikian informasi yang didapatkan detikcom dari Departemen ESDM.
Letusan Gunung Anak Krakatau terekam oleh CCTV yang berlokasi di Pulau Sertung pada tanggal 15 April 2008. Berdasarkan pemantauan lapangan pada 16-18 April 2008, letusan abu yang disertai lontaran batuan vulkanik pijar berlangsung setiap selang 5-10 menit dengan rata-rata ketinggian antara 100-500 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Badan Geologi juga meningkatkan status Gunung Ibu menjadi Siaga (level III). Gempa letusan mencapai puncaknya antara tanggal 19-20 April 2008 dengan rata-rata kejadian 120 kali per hari. Gempa tremor vulkanik masih terekam dengan amplituda maksimum antara 2-25 mm. Sejak 18 April 2008 hingga saat ini, ketinggian asap letusan dari kawah Gunung Ibu berkisar antara 700-800 meter.
Masyarakat setempat diminta untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dan Gunung Ibu dalam radius 2 km dari kawah. Masyarakat juga diminta agar tetap tenang dan mengikuti petunjuk dari pihak yang berwenang. (asy/asy)











































