"Tidak ada perampasan kamera," tegas penasihat hukum Jaka, Andy Syam Panauni, Jakarta, Selasa (22/4/2008).
Syam menjelaskan, pada 18 April pukul 15.45 WIB telah terjadi aksi serangan premanisme terhadap Jaka. Saat itu Jaka sedang silaturahmi dengan karyawan Bumi Laut Group, perusahaan miliknya, di Jl Majapahit, Jakarta Pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu kaca mobil yang ditumpangi Jaka diketok-ketok dan pintu mobil ditendang. Jaka pun membuka kaca dan mengimbau supaya tidak bertindak kasar. "Tetapi mereka malah memaki dan mengancam klien kami," kata dia.
Jaka terselamatkan ketika beberapa sekuriti resmi datang membantu. Mereka membuka pintu gerbang sehingga mobil bisa keluar. Namun kedua satpam Ida Bagus Sri Bayu Artha dan Achmad Rochzi ini diancam dan dikeroyok beberapa orang, antara lain Ricky Aryaputra Singgih, Oki, dan Jacklyn.
Kedua satpam yang dianiaya ini kemudian melapor ke Polda. Namun menurut Syam, hingga kini laporan tersebut belum ditindaklanjuti polisi. (mly/ana)











































