"Tidak benar wartawan Metro TV Sdri Desi Anwar terlibat langsung maupun tidak langsung dalam usaha pembunuhan Presiden Timor Leste Ramos Horta," tegas Adjie S. Soera Atmadjie, Head of Corporate Communications PR MetroTV, dalam siaran persnya pada detikcom, Selasa (22/4/2008).
Diungkapkannya juga, tidak benar bahwa sebagai jurnalis, Desi Anwar memfasilitasi perjalanan Mayor Alfredo Reinado ke Jakarta ataupun ke tempat manapun di dunia ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, lanjut Adjie, tuduhan Presiden Timor Leste Ramos Horta kepada Desi Anwar tidak mendasar, tidak bertanggung jawab dan menimbulkan persepsi buruk yang merugikan Metro TV sebagai institusi dan Desi Anwar sebagai pribadi.
"Metro TV telah menunggu selama beberapa hari untuk memberi kesempatan kepada Presiden Timor Leste Ramos Horta untuk melakukan koreksi terhadap pernyataannya tersebut yang disampaikan secara terbuka dan dikutip oleh media di berbagai dunia, tetapi karena hingga tanggal 22 April 2008 pukul 14.00 WIB tidak juga dilakukan koreksi, maka Metro TV perlu memberikan pernyataan bantahan resmi," beber Adjie.
Metro TV meminta agar Presiden Timor Leste Ramos Horta segera menyatakan ralat atas tuduhan yang tidak mendasar tersebut.
(nrl/asy)











































