Di Riau Guru Kerjakan UN

Di Riau Guru Kerjakan UN

- detikNews
Selasa, 22 Apr 2008 16:44 WIB
Pekanbaru - Kecurangan pelaksanaan ujian nasional (UN) kembali terjadi. Khawatir siswanya tidak lulus, sejumlah guru di Kabupaten Bengkalis Riau disuruh membagikan lembaran jawaban soal kepada muridnya.

"Sungguh saya tidak sanggup melihat kecurangan yang ada di depan mata saya. Saya disuruh mengedarkan lembaran jawaban, tapi saya menolaknya. Jadi akhirnya lembaran soal itu dibagikan guru lainnya. Saya malu sendiri melihat UN ini. Tidak ada gunya kita menjadi guru," kata salah seorang guru SMA Negeri di Selat Panjang yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Selasa (22/4/2008).

Menurut guru tersebut, langkah tak bijak ini dilakukan karena pihak sekolah khawatir muridnya tidak lulus UN. Sebab hal itu akan membuat citra sekolah anjlok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang pengawas UN di SMA tersebut membenarkan kecurangan itu. Menurutnya setelah lembaran soal dibagikan kepada murid-murid, satu soal dan lembaran jawaban diambil pihak Tata Usaha Sekolah.

Selanjutnya pihak TU, memberikan soal ujian tadi kepada guru bahasa Indonesia untuk mengisi semua lembaran jawaban. Setelah lembaran soal terisi, guru tersebut masuk ke ruangan kelas dan membagikan lembaran jawaban kepada para murid.

"Lembaran jawaban ditulis dengan tangan dan dibagikan kepada murid 30 menit sebelum waktu berakhir. Hal sama juga terjadi ketika materi matematika diujikan. Para pengawas tidak dapat berbuat banyak, karena dalam masalah ini semua pihak sekolah negeri di Selat Panjang memberlakukan hal yang sama," kata sumber detikcom itu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, Saโ€™ari ketika dikonfirmasi detikcom, membantah hal itu. Dia juga menegaskan tidak pernah mengintruksikan pihak sekolah untuk membantu muridnya dalam menghadapi UN.

"Tidak ada kebijakan yang menyuruh pihak sekolah untuk membantu mengisi lembaran soal. Kalau pun terjadi kecurangan para pihak sekolah, ini sifatnya hanya per kecamatan saja. Saya akan cek soal bocoran soal di Kecamatan Selat Panjang itu," katanya. (cha/djo)


Berita Terkait