"Saya kira mereka pantas gerah karena TV Al Manar sering menampilkan kekerasan yang dilakukan Israel. Orang Indonesia perlu berita yang berimbang, bukan hanya dari CNN atau sumber-sumber Barat lainnya," kata Al Yusni dalam rilisnya yang diterima detikcom, Selasa (22/4/2008).
Menurut Al Yusni, kehadiran TV Al Manar diharapkan dapat menetralisir berita-berita bias tentang konflik Palestina-Israel yang dilansir dari media-media Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait tuduhan TV Al-Manar sebagai agen teroris, Al Yusni justru menilai TV tersebut sebagai media yang getol menyiarkan aksi-aksi terorisme Israel.
(ana/fay)











































