"Jadi itu tidak bisa disamaratakan. Bukan karena tua-muda, purnawirawan atau bukan, atau incumbent, hanya saja masyarakat merasa akan ada perubahan saja, seperti itu," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini usai 'Silaturahmi KSAD Jenderal TNI Agustadi SP dan Purnawirawan' di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (22/4/2008).
Kekalahan para calon dalam pilkada, khususnya dari purnawirawan, menurut Sutiyoso, tentunya juga terkait dengan popularitas yang sangat mempengaruhi pemilih. Seharusnya yang dilihat itu kualitas calonnya, bukan latar belakangnya yang mantan militer atau sipil.
Sutiyoso yang sudah berkoar-koar mencaonkan Presiden 2009 ini menambahkan dirinya bukanlah orang populer, tapi tentunya masyarakat bisa menilai kemampuannya selama ini. TNI sendiri telah mempersilakan kepada para purnawirawan untuk maju dalam Pilkada, karena memang sudah pensiun dan menjadi warga negara biasa.
"Jadi, sekarang yang dilihat kualitasnya, wong di Amerika Serikat saja cowboy bisa jadi presiden," jelas pria yang sering disapa Bang Yos yang mengklaim sudah didukung banyak parpol untuk menuju RI 1 ini.
(zal/asy)











































