Karena itulah otoritas melakukan tes DNA terhadap 400-an anak tersebut. Para teknisi lab sudah mulai mengambil sampel DNA anak-anak tersebut dan ibu mereka.
Ini sesuai dengan perintah hakim pekan lalu agar tes DNA dilakukan untuk membantu memastikan siapa orangtua anak-anak tersebut. Demikian seperti dilansir News.com.au, Selasa (22/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil tes DNA terhadap anak-anak dan para ibu tersebut baru akan diketahui setelah sebulan atau lebih. Demikian disampaikan Janiece Rolfe, juru bicara kantor Kejaksaan Umum Texas.
Lebih dari 400 anak diamankan aparat dalam penggerebekan di sebuah ranch (peternakan) di Eldorado pada 3 April lalu. Ranch tersebut milik sekte poligami, Fundamentalist Church of Jesus Christ of Latter Day Saints, pecahan dari Gereja Mormon yang telah menentang praktek poligami.
Otoritas setempat yakin bahwa sekte tersebut memaksa anak-anak perempuan di bawah umur menikah dengan pria-pria yang lebih tua. Pengadilan Texas akan memutuskan tentang hak pengasuhan ratusan anak tersebut, apakah akan diserahkan ke pemerintah negara bagian atau dikembalikan ke para ibu mereka. (ita/nrl)











































