"Soal politik kita netral. Tidak ada dukung mendukung. Kalau seperti itu (tidak netral) pasti rusak semuanya," kata Agustadi SP dalam jumpa pers sebelum pertemuan silaturahmi dengan Purnawirawan TNI AD di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (22/4/2008).
Menurut Agustadi, pertemuan silaturahmi dengan para purnawirawan ini untuk membangun TNI AD ke depan. "Kalau (Purnawirawan) mau politik silahkan, hanya purnawirawan jangan membawa institusi TNI," tandasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait pro dan kontra amandemen UUD 1945, Agustadi mengatakan, amandemen itu ada prosesnya, ada aturan dan UU-nya. Selama ini telah terjadi empat kali amandemen.
"Selama tidak menyimpang dari tujuan nasional tidak ada masalah. Tujuan nasional yang menentukan rakyat, diwakili DPR. Sedangkan TNI hanya mengabdi pada negara dan mengikuti apa yang ditentukan," imbuhnya.
(zal/ana)










































