"Saya akan melanjutkan mimpi Amerika Latin yang lebih kuat, bersatu dan dihormati, tanpa batas," kata pastor penganut Teologi Pembebasan itu kepada AFP, Selasa (22/4/2008).
Lugo membawa Paraguay ke kiri, bergabung dengan Argentina, Brasil, Uruguay, Chili, Bolivia dan tentu saja Venezuela. Bersama 3 negara yang disebut pertama, Paraguay bergabung dalam grup perdagangan Mercosur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lugo, yang sering disebut 'pastor merah' atau 'pastor si miskin' lebih memilih disebut progresif daripada kiri. "Jika kau tanya 5 orang tentang definisi kiri, maka kau akan mendapatkan 5 jawaban yang berbeda," kata Lugo beralasan.
Para kritikus mencemaskan kemenangan pastor yang dibekukan status kepastorannya oleh Vatikan sejak bergabung dalam politik tahun 2006 lalu itu. Lugo dikhawatirkan akan mengikuti jejak Presiden Venezuela Hugo Chavez dan Presiden Bolivia Evo Morales yang melakukan nasionalisasi beberapa sektor ekonomi.
"Hal pertama yang tertanam di hati saya adalah: rakyat pribumi kami...atas utang sejarah yang kami miliki pada mereka," kata Lugo. "Merekalah pemilik sebenarnya tanah Paraguay ini," imbuhnya.
"Tidak akan ada lagi rakyat yang mati kelaparan, tubercolosis atau kekurangan pengobatan," tambahnya. "Sekarang dimulai, sebuah era baru dalam politik Paraguay bermula," tandas pria yang maju menjadi capres setelah mempersatukan sejumlah serikat buruh dan petani itu. (aba/aba)











































