"Masyarakat tak perlu resah. Kita jamin soal tidak akan bocor karena pendistribusiannya dikawal ketat oleh kepolisian dan panitia," kata Kedinas Pendidikan Provinsi DIY, Prof Dr Suwarsih Madya kepada wartawan di kantor Jl Cendana, Yogyakarta, Senin (21/4/2008).
Dia juga meminta masyarakat terutama orangtua maupun siswa untuk tidak mempercayai bila ada oknum yang menawari kunci jawaban soal maupun bocoran soal UN semua mata pelajaran. Sebanyak 5 Armada yang membawa soal UN ke 29 Pokja/Gugus/Tim Koordinasi di 4 kabupaten dan kota telah dikawal ketat dari kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga meminta tidak terlalu terbebani dengan adanya UN. Sebab UN bukanlah beban, tetapi merupakan bagian dari proses pembelajaran, untuk mengukur atau menilai apakah siswa tersebut sudah memiliki kompetensi sesuai tingkatannya atau tidak. "Orangtua maupun siswa tidak perlu panik yang berlebihan," katanya.
Menurut Suwarsih, tahun ini UN akan diikuti 39.542 siswa, yang terdiri dari SMA/MA negeri dan swasta 20.734 siswa, SMK negeri dan swasta 18.756, SMALB negeri dan swasta 43 siswa serta 9 orang siswa SMA Inklusi Tunanetra. Sedang untuk ujian susulan akan dilaksanakan tanggal 28 sampai dengan 30 April 2008.
(bgs/djo)











































