"Kita sudah tahu semuanya bahwa ini membahayakan kepesertaan PKB dalam Pemilu mendatang," kata Nursyahbani, di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2008).
"Saya kira semua orang dalam PKB bertanggung jawab dan tidak mau dicatat dalam sejarah partai yang selalu konflik," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anggap saja itu iklan gratis," imbuh dia.
Lalu apa tujuan Anda ke KPU? Nursyahbani mengaku ingin memastikan syarat-syarat apa saja yang diperlukan untuk mengikuti Pemilu 2009.
Anggota DPR ini juga mengelak saat ditanya di kubu manakah dia berpihak. "Saya dari PKB, bukan yang ini dan itu. Ya PKB yang sesuai dengan Muktamar di Semarang. Sesuai yang dicatat di dalam lembaran negara Depkum HAM," pungkasnya.
Seperti diketahui, Muktamar PKB di Semarang mendudukkan Gus Dur sebagai Ketua Umum Dewan Syuro dan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum Dewan Tanfidz.
Sementara, Wakil Ketua Umum PKB Ali Masykur Musa yang dijadwalkan akan menyambangi KPU pukul 13.00 WIB hingga saat ini belum tiba. Ali Masykur saat ini ditunjuk kubu Gus Dur sebagai Plt Ketua Umum DPP PKB. (ptr/nrl)











































