Namru Didesak Hengkang dari RI

Namru Didesak Hengkang dari RI

- detikNews
Senin, 21 Apr 2008 11:40 WIB
Jakarta - Sekitar 50 orang yang tergabung dalam Forum Pembela Tanah Air (Forpeta) melakukan aksi di depan Gedung DPR. Mereka meminta pemerintah mencabut izin lembaga laboratorium angkatan laut Amerika Serikat (Namru) beroperasi lagi di Indonesia. Namru dikhawatirkan hanya menguntungkan kepentingan AS.

"Kami minta kepada pemerintah untuk tegas tidak memberikan izin lagi kepada Namru, karena kehadirannya tidak memberikan manfaat kepada rakyat Indonesia. Apalagi ada isu senjata tersebut untuk mengembangkan senjata biologi," ujar koordinator aksi Azril Effendi di depan pintu Gerbang Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (21/4/2008).

Menurut Azril, Departemen Kesehatan (Depkes) harus berani membatalkan perjanjian-perjanjian dengan Namru jika dirasa tidak memberi manfaat bagi Indonesia dan rakyat pada umumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota Komisi I DPR Effendi Choiri yang sedang lewat di depan Gedung DPR mendukung tuntutan para demonstran. Jika terdapat bukti-bukti kuat keberadaan Namru hanya untuk kepentingan AS, menurut Effendi, Namru harus hengkang dari Indonesia.

Pemerintah, menurut Effendi, juga harus menurunkan badan intelijen untuk mendeteksi lebih lanjut kegiatan Namru di Indonesia.

"Kalau memang benar keberadaannya itu tidak menguntungkan apalagi memecah belah, saya mendukung penghentian perjanjian itu. Pemerintah harus menurunkan badan intelijennya untuk mengetahui hal tersebut," ujar Effendi.

Dalam aksinya, para demonstran membawa beberapa spanduk yang bertuliskan, 'Tolak izin Namru', 'Perjanjian harus dibatalkan', 'Depkes harus tegas' dan sebagainya. AKsi ini akan dilanjutkan ke Kantor Depkes di Jl HR Rauna Said. (anw/ana)


Berita Terkait